You are here
Home > Berita > TERKINI > Kaban BPKD Halbar Sonya Mail, Menari Diatas Penderitaan Masyarakat

Kaban BPKD Halbar Sonya Mail, Menari Diatas Penderitaan Masyarakat

JAILOLO – Setiap manusia sudah pasti pernah merasakan senang atau bahagia secara emosional, tetapi bagaimana jika kebahagiaan tersebut disebabkan oleh penderitaan orang lain. Inilah yang disebut dengan istilah Schadenfreude, yang secara harfiah berarti “sakit bahagia” dan mengacu kepada perasaan senang yang disebabkan karena melihat penderitaan orang lain.

Mengutip dari idntimes.com. Schadenfreude berasal dari bahasa Jerman yang tersusun dari kata Schaden yang berarti kecelakaan, dan freuede yang berarti kebahagiaan. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini biasanya diungkapkan dalam bahasa gaul seperti “senang liat orang lain susah”.

Hal tersebut dipraktek oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah(BPKD) Sonya Mail, pada Selasa(2/1/2023). Melalui video yang beredar, Sonya Mail menari mengikuti irama lagu dan berjalan kaki di sepanjang jalan.

Sonya Mail saat itu terlihat bahagia, walaupun kondisi daerah lagi kacau karena persoalan keuangan daerah yang kolaps.

Irman warga Jailolo kepada media ini menyampaikan, bahwa tingkah laku yang pertontonkan oleh Kaban BPKD Halbar itu sangat buruk, mengingat karna Ia tidak mementingkan kepentingan daerah tetapi lebih mementingkan kepentingan pribadi.

“Tingah laku ibu Sonya ini sangat tidak bagus di pertontonkan oleh khalayak luas, sebab masyarakat Halbar saat ini sangat tertekan dengan kondisi keunagan daerah yang bobrok,”tegasnya.

Dirinya mengaku sangat kecewa ketika melihat tingkah pejabat daerah yang tidak memikirkan kepentingan masyarakat malah berjoget diatas penderitaan masyarakat.

“Seharusnya yang dilakukan ibu kaban itu mencari solusi supaya bisa menjawab permasalahan yang dialami oleh daerah saat ini, bukan berjoget dengan kondisi masyarakat yang melarat,”katanya.

Dirinya juga meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Halbar untuk segera menghentikan Sonya Mail dari jabatan Kaban BPKD Halbar karena Ia merasa Sonya tidak mampu memimpin dinas tersebut.

“Saya rasa Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati sudah harus mengantikan Ibu Sonya dari jabatan Kaban BPKD,”tandasnya.(red)

Leave a Reply

Top