You are here
Home > Uncategorized > Pimpin Apel Gabungan, Plt Gubernur Malut Minta Tunggakan TPP dan Honor ASN Segera Dibayaar Termasuk Masalah RSUD CHB

Pimpin Apel Gabungan, Plt Gubernur Malut Minta Tunggakan TPP dan Honor ASN Segera Dibayaar Termasuk Masalah RSUD CHB

SOFIFI – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, pada Senin (18/12/2023) pekan lalu dan telah ditahan di rutan KPK.

Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali, selaku Plt Gubernur memimpin upacara gabungan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Maluku Utara, setelah libur Natal, Rabu (28/12/2023).

M. Al Yasin Ali menjalankan tugas selaku Gubernur Maluku Utara, setelah mendapatkan surat Plt dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengembani tugas sebagai Gubernur.

Dihadapan para ASN, Plt Gubernur M. Al Yasin Ali menekanka beberapa persoaln yang tertunda dan belum di selesaikan agar menjadi atensi untuk dituntaskan.

Bahkan Plt Gubernur itu memerintahkan secara langsung kepada Sekretaris Daerah Samsuddin Abdulkadir dan Kepala BPKAD Ahmad Purbaya segera membayar hak-hak para ASN yang telah tertunda yang menjadi hak mereka seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang tertunda sudah 3 bulan, Honor Pegawai, dan hak-hak lainnya.

“Pak Sekda dan Kaban Keuangan segera membayar hak-hak seluruh Pegawai tanpa terkecuali, Honor seluruh para Guru, seluruh tenaga honorer di lingkup Pemprov Malut,” ungkap Plt. Gubernur itu.

M. Alyasin Ali juga menekankan agar segera membayar honor para tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Hasan Busorie. Selain itu segera dapat menyelasaikan persoalan di RSUD yang selama ini menjadi trening Topik di tengah masyarakat akibat masalah yang tak kunjung terselesaikan.

“Honor seluruh tenaga kesehatan, selesaikan masalah Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Busorie karena ini menyangkut keselamatan nyawa manusia terkait pelayanan dasar dibidang Kesehatan,” tegasnya.

Plt Gubernur itu meminta pembayaran pembayaran TPP seluruh para pegawai dan honor yang masih tertunggak diselesaikan sampai batas waktu 30 Desember 2023, karena itu menjadi hak pegawai yang wajib ditunaikan, dan ini sangat penting.

“Jadi Pak Sek setau saya tanggal 30 kamarin ada dana masok Saya di telpon dari teman saya, bahwa sudah masuk untuk Maluku Utara di tanggal 20 kemarin, jangan Kaban Keuangan rahasikan ini lagi masa saya sudah jadi Gubernur tidak laporkan, jadi tolong Pak Sek cek kembali di Kaban Keuangan,” tegasnya.

Apel gabungan ASN itu terlihat seluruh Kepala OPD turut hadir mengikuti apel bersama Plt Gubernur. Sementara 3 kepala OPD diamankan KPK.(red/SMG)

Leave a Reply

Top