You are here
Home > HUKRIM > Cegah Kriminalitas Nataru, Kapolda Maluku Utara Pimpin Pemusnahkan Miras Bermerek

Cegah Kriminalitas Nataru, Kapolda Maluku Utara Pimpin Pemusnahkan Miras Bermerek

TERNATE – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko, memimpin secara langsung pelaksanaan pemusnahan minuman keras (Miras) hasil sitaan petugas yang menjadi kegiatan rutin pada Operasi Pekat Tahun 2023, Jumat (22/12/2023).

Kegiatan pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Ditsamapta Polda Malut dan dihadiri oleh Irwasda Polda Malut Kombes Pol Yakub Dedi Karyawan dan Para Pejabat Utama Polda Maluku Utara itu dilakukan dengan cara dipecahkan botol menuman ke drum pembuangan.

Sementara produk lokal jenis cap tikus dimusnahkan dengan cara diangku ke TPA di  Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, oleh personil Polda Malut kemudian dimusnahkan.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Midi Siswoko mengatakan, barang bukti hasil tangkapan dari kegiatan rutin yang ditingkatkan jajaran Polda Maluku Utara, pada Operasi Pekat Kie Raha sepanjang tahun 2023 ini sebanyak 30 ton minuman berbagai merek, bahkan minuman produk lokal yang siap edar ikut dimusnahkan.

 “Sekitar 30 ton jadi kalau diungkan sekitar 3.2 miliar, jadi saying kalau 3.2 miliar hanya untuk membuat mabuk. Kalu yang ini tangkapan Polda kalau Polres dimusnakhan masing-masing, ini pasok dari Sulawesi Utara,” kata Kapolda Irjen pol Midi Siswoko usai melakukan pemusnahan.

Kata Kapolda, kegiatan pencegahan terhadap peredaran minuman keras yang dipasok dari berabagai daerah di wilayah Maluku Utara termasuk dari Sulawesi Utara harus terus ditingkatkan dan diberantas secara tuntas, dimana kasus kriminal yang sering terjadi di tegah masyarakat merupakan pemicuh adalah minuman keras.

“Kejahatan jalan rata-rata berawal dari mabuk minuman keras itu di wilayah Maluku Utara, sudah seperti tradisi dia minum setiap acara pesta ini yang kita sayangkan, hal seperti ini jangan diteruskan sehingga harus terus menerus kita melakukan operasi terhadap peredaran miras ini,” ucap Kapolda.

Orang nomor satu Polda Maluku Utara itu juga menegaskan bahwa, semua pelabuhan yang menjadi pintu masuk pasokan minuman keras baik antar Kabupaten dan Kota di Maluku mapun antara Provinsi menjadi atensi petugas Kepolisian untuk melakukan pengaman secara rutin agar mata rantai pasokan miras segera terputus.

“Kami terus melakukan razia di semua pelabuhan karena rata-rata pasarnya adalah Kota Ternate dengan jumlah penduduk terbanyak dan juga tempat hiburan terbanyak, ini kita terus berkesenambungan untuk mencegahnya,” tegas Kapolda.(red/SMG)

Leave a Reply

Top