You are here
Home > Berita > TERKINI > Pasca OTT, Polda Malut Siap Amankan Ruangan Hingga Kediaman Gubernur Yang Di Segel KPK

Pasca OTT, Polda Malut Siap Amankan Ruangan Hingga Kediaman Gubernur Yang Di Segel KPK

TERNATE – Jajaran Aparat Kepolisian Daerah Polda Maluku Utara siap amankan sejumlah ruangan gedung kantor dan kediaman gubernur  yang juga sebagai kantor perwakilan di Ternate yang disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus OTT.

Hal itu disampikan langsung oleh Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko pasca Oprerasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh tim KPK terhdap Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemprov Maluku Utara.

Kapolda menyampaikan, meski sejauh ini belum ada perminataan resmi dari pihak KPK ke Polda Maluku Utara untuk mengamankan gedung dan rumah dinas yang terdapat sejumlah ruagannya telah tersegel itu, namun jika sewaktu-waktu dibutuhkan Polda siap memberikan pengaman.

“Secara resmi belum tapi kita sudah melaksanakan patroli. Kalau permintaan dari KPK itu baru Mako Brimob untuk pemeriksaan dan itu sudah prosedur,” Kata Kapolda Irjen Pol Midi Siswoko, Rabu (20/12/2023) di ruang kerja Mapolda Malut.

Untuk itu, pasca OTT KPK terhadap Gubernur dan Pejabat Maluku Utara, Kapolda meminta masyarakat agar tidak memberikan reaksi apapun.

Dia berharap agar kita semua menghargai proses penegakan hukum yang telah dilakukan oleh KPK itu sebagai negara hukum.

“Masyarakat kami minta agar tidak ada reaksi apapun karena ini adalah pelaksanaan penegakan hukum yang sudah sesuai dengan prosedur,” ucap Kapolda.

Kapolda juga mengaku, pasca Opresai Tangkap Tangan (OTT) yang terhadap Gubernur Maluku Utara dan sejumlah OPD, Polda Maluku Utara intens melakukan patroli memastikan semua ruagan gedung dan rumah dinas yang masih disegel dalam kondisi aman.

Selain itu patroli yang dilakukan ini juga untuk memberikan rasa aman ditengah masyarakat.

“Pada prinsipnya Polda Maluku Utara siap membantu jika ada permintaan dari KPK,” ujarnya.

Diketahui dalam operasi senyap yang menjaring Gubernur AGK dan sejumlah kepala OPD termasuk pihak swasta itu, KPK menyegel ruangam Kerja Gubernur Abdul Gani Kasuba, Ruangan Kantor BPKD, Ruangan BPBJ, Ruangan Dinas PUPR, Ruangan Perkim, Ruangan Dikbud, dan Kamar Gubernur di kantor perwakilan di Ternate.

Gubernur AGK dan sejumlah kepala OPD termasuk pihak swasta yang terjaring OTT KPK itu dalam kasus jual beli jabatan dan lelang pengadaan barang dan jasa di lingkup pemprov Malut.(red/SMG)

Leave a Reply

Top