You are here
Home > Berita > JURNAL DESA > Selain Menjadi Akses Utama Masyarakat, Jembatan Kuning Bakal Jadi Icon Wisata Desa Sekat

Selain Menjadi Akses Utama Masyarakat, Jembatan Kuning Bakal Jadi Icon Wisata Desa Sekat

NAMROLE – Jembatan penghubung yang sementara dibangun oleh Pemerintah Desa Sekat, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan diberi nama Jembatan Kuning.

Jembatan yang bakal menjadi penghubung bagi masyarakat desa untuk melangsungkan aktifitas mereka sehari-hari, juga bakal dijadikan sebagai Icon wisata alam di desa itu.

Jembatan yang dibangun pada pertengahan tahun 2023 yang didanai dari Dana Desa (DD) tahun Anggaran 2023 dengan total Anggaran Rp. 350.000.000 yang dikelola secara Swadaya.

Penjabat Kepala Desa Sekat Jakarta Matdoan dalam siaran Pers nya, Senin (5/12/2023) menjelaskan bahwa, jembatan ini merupakan urat nadi bagi para petani.

Dimana jembatan tersebut bukan hanya masyarakat Desa Sekat saja yang nantinya menikmati jembatanya, tetapi warga Dusun Malilae juga merasakan dampak positif dari jembatan ini.

“Karena sebagian besar warga Dusun Malilae berkebun dibelakang kampung Sekat dan mereka harus melewati jembatan Kuning,” kata Jakaria Matdoan, Penjabat Kepala Desa Sekat.

Jembatan yang dibangun di atas telaga dengan panjang 50 meter persegi dengan kebar 4 meter menggunakan konstruksi beton yang bisa dilewati dengan mobil Dump Truk.

Proses pekerjaan Jembatang Kuning saat ini sudah mencapai 90 persen, dan diupayakan akan rampung pada akhir Desember 2023.

“Pada awal pergantian tahun, keberadaan Jembaatan Kuning di daerah pemukiman baru warga yang panorama alamnya begitu indah. Ini adalah satu-satunya wisata alam terindah di negeri ini,”beber Jakaria Matdoan.

Lebih lanjut dia menyampaikan, yang menjadi perhatian masyarakat Desa Sekat Penjabat Kepala Desa bukan hanya main tunjuk tetapi ikut bekerja bersama stafnya dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Bahkan sikap penjabat yang mampu merangkul seluruh warga inilah yang sulit untuk dijumpai di Desa maupun Dusun yang lain di wilayah Kabupaten Buru Selatan.

“Bukan hanya Jembatan Kuning yang menjadi program Pemdes Sekat saja, tetapi program Tahun 2024 nanti, Pemerintah Desa Sekat juga akan membangun jembatan baru untuk menghubungkan pemukiman baru warga yang berada di lokasi Jembaatan Kuning kata,” ungkapnya.

Jakaria Matdoan bilang, nantinya sekaligus pembangunan lapangan sepak bola, lapangan voli ball dan gedung pemuda. Sementara renovasi Masjid Nurul Huda Desa Sekaat sudah sebagian besar telah selesai.

“Dimaanna perbaikannya plafon pada bagian dalam dan luar Masjid, dan untuk pemugaran bagian kuba hingga atapnya akan dilakukan secara bertahap pada tahun Anggaran 2024 nanti,” jelas Penjabat Kepala Desa Sekat Jakaria Matdoan mengakhiri komentarnya. (Lesnusa).

Leave a Reply

Top