You are here
Home > HUKRIM > Polres Halut Amankan 5 Dari 9 Orang Pemuda Yang Cabuli Anak Di Bawah Umur

Polres Halut Amankan 5 Dari 9 Orang Pemuda Yang Cabuli Anak Di Bawah Umur

HALMAHERA UTARA – Aparat Kepolisian Polres Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, berhasil menangkap lima dari sembilan orang pemuda di Kota Tobelo Halmahera Utara, yang berupaya kabur setelah mereka mecabuli seorang gadis dibawah umur.
Dari ke 5 pemuda yang berhasil ditangkap itu, satu orang masih dibawa umur, sementara empat orang langsung digiring ke Mapolres Halmahera Utara, guna dilakukan proses pemeriksaan atas perbuatan yang mereka lakukan.
Para pelaku yang ditangkap ini masing-masing berinisial UD alias Ucen, MB alias Badrun, CL alias Leon, AF alias Andika, dan MF alias Fadela.
Sementara empat rekan lainya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)  masing-masing berinisal FH alias Fikri, NC alias Nick, RF alias Alsaroa, dan HT alias Kal.
Kapolres Kabupaten Halmahera Utara, AKBP Moh. Zulfikar Iskandar menyampaikan, kejadian itu terjadi pada Jumaat malam (03/11/2023) pekan lalu, dimana seorang tersangka awalnya menjemput korban dengan menggunakan sepeda motor menuju ke salah satu rumah kosong di Tobelo, dan langsung melakukan aksi bejatnya.
Usai melakukan aksi kejahantanya itu pelaku kemudian menghubungi rekan-rekanya mereka lalu berdatangan ramai-ramai dan saling bergantian melakukan pencabulan terhadap korban yang tak berdaya itu.
Kapolres menjelaskan dari pengakuan pelaku, mereka melakukan aksi kejahatan lantaran telah mengkonsumsi atau menghirup lem sehingga membuat mereka berhalusinasi tinggi dan kemudian berujung pada aksi kejahatan.
“Kami menerima laporan telah terjadi pencabulan terhadap anak dibawa umur sehingga mengakibatkan luka robek pada alat kelamin korban dan luka memar dibagian payu darah sekaligus dibagian perut korban,” kata Kapolres.
Ditegaskan Kapolres, ke empat pelaku yang masih kabur, Penyidik telah mengantogi identitas mereka sehingga menjadi atensi penyidik untuk melkukan pengejaran untuk dan segera ditangkap. Penyiduk juga telah menetapkan ke empat palaku tersebut dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), untuk itu dihimbau segerah menyerahkan diri ke Polisi.
“Sampai saat ini tim kami masih terus melakukan pengejaran terhadap empat pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan ini merupakan atensi penyidik, untuk itu pesan saya kepada masyarakat bahwa hal semacam ini tidak terjadi lagi,” ungkapnya.
Terduga pelaku kejahatan ini dikenakan pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 dengan ancaman pidan paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.(Rus/SMG)

Leave a Reply

Top