You are here
Home > Berita > TERKINI > Selamatkan Kampung Sage, SEKA Gelar Unjuk Rasa di Polda Maluku Utara

Selamatkan Kampung Sage, SEKA Gelar Unjuk Rasa di Polda Maluku Utara

TERNATE – Aliansi Koalisi Selamatkan Kampung Sagea (SEKA) desak Polda Maluku Utara usut dugaan pelaku dibalik pencemaran air sungai Sagea dan Goa Bokimoruru, di Kabupaten Halmahera Tengah.

Desakan itu disampikan oleh puluhan massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Selamatkan Kampung Sagea (SEKA) yang berlangsung di kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku Utara, di Ternate, Maluku Utara, Senin (18/09/2023).

Dalam orasi massa aksi, selain desakan terhadap Polda Maluku Utara, mereka juga mendesak Pemerintah Daerah Maluku Utara agar melakukan evaluasi terhadap 5 perusahan pertambangan yang tengah beroprasi di sekitar Goa Bokimoruru.

Menurut massa aksi perusahan tersebut diduga kuat sebagai penyebab dari tercemarnya air sungai Sage dan Goa Bokimoruru menjadi keru, yang bermula dari banjor pada awal Agustus 2023 lalu.

“Kami meminta Pemprov mengevaluasi PT Weda Bay Nckel, PT Halmahera Sukses Mining, PT Tekindo Energi, PT Firs Pasific Mining, dan PT Karunia Sukses Mineral,” ungkap salah satu massa aksi saat menyampaikan orasi di depan kantor Ditreskrim Polda Malut.

Masa aksi juga melontarkan desakan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Utara, agar membentuk tim investigasi dan memberhentikan aktifitas pertambangan yang beroperasi di sekitar sungai Sagea.

Selain tuntutan yang disampaikan para orator, massa aksi dibawa koordinator lapangan Aldian Haris, mendapat pengawalan dari Aparat Kepolisian Polres Ternate, sehingga aksi yang mereka lakukan berlangsung lancar dan tertib.(red/DMG)

Leave a Reply

Top