You are here
Home > Berita > TERKINI > HUT RI ke-77 Tahun, Gubernur Launching Aplikasi SIBUA Literasi Gagasan Mulyadi Tutupoho

HUT RI ke-77 Tahun, Gubernur Launching Aplikasi SIBUA Literasi Gagasan Mulyadi Tutupoho

Sofifi, Jurnalone.id – Setelah upacara peringatan HUT RI ke- 77 tahun 2022, yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Maluku Utara, di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan. Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, didampingi Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali, Sekretaris Daerah Samsuddin Abdul Kadir, langsung melaunching aplikasi SIBUA Literasi yang digagas Dinas Perpustakaan Provinsi Maluku Utara.

Kepala Dinas Perpustakaan provinsi Maluku Utara Muliadi Tutopoho mengatakan, ide sabua literasi ini berawal sebuah kegelisahan seorang kepala dinas terhadara kondisi literasi di Malut.

Berdasarkan hasil survei maupun kajian dari perpustakaan nasional baik di tahun 2020 dan 2021 salah satunya kita punya jumlah kunjungan berada dibawa standar yaitu kita berada pada posisi diurutan terakhir dari 34 provinsi Maluku Utara, belum juga ada beberapa item lainya.

Untuk itu lanjut Mulyadi, melalui sekolah kepemimpinan, Ia mengangkat sebuah judul dengan SIBUA Literasi, karena SIBUA Literasi adalah SIBUA dalam makna lokal yaitu tempat atau rumah dimana menjadi tempat berkumpulnya orang untuk membaca dan menulis mengaplikasin berbagai kentrampilan lainnya.

Kemudian SIBUA dalam konteks akronim adalah sinergitas budaya baca dan literasi adalah lintas sektor, kenapa harus diwujudkan mejadi sebauh gagasan yang perlu dan penting untuk dilakukan provinsi Maluku Utara, karena melihat kondisi yang ada kita tidak mungkin berdiri sendiri tapi perlu menggandeng seluruh stkholder untuk bekerja sama menderong literasi di Malut, baik stekholder secara internal mapun secara eksternal.

“Pihak-pihak terlibat baik itu perusahaan, perbankkan dan berbagai komujitas literasi dan stekholder lainya kita sama-sama untuk mendorong peningkatan literasi di Malut, hari ini adalah peringatan HUT kemerdekan RI ke-77 tahun 2022, kami memanfaat mumentum ini karena kita sekedar mengenang tentang kemerdekaan ini kita juga mendorong tentang kondisi literasi di Indonesia,” kata Mulyadi.

Dikatakan Mulyadi, karena Indonesia kondisi literasinya berada pada posisi urutan 62 dari 70 negara, itu artinya bahwa kondisi ini memang harus kita sama-sama dorong secara nasional terutama untuk provinsi Malut.

” Karena itu Gubernur bersama Wakil Gubernur dan Sekda juga punya komitmen yang sama melalui kegiatan ini karena aplikasi yang kita buat melalui barkot sabua literasi dimana di dalam aplikasi ini karena ada dua hal yaitu dalam bentuk fisiknya dan melalui digitalisasi perpustakaan itu sendiri atau perpustakaan digatal,” ucap Mantan Karo Humas Pemprov Malut itu.(red/SMG)

Leave a Reply

Top