You are here
Home > HUKRIM > Polisi Ungkap Penyebab Aksi Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Kepsul

Polisi Ungkap Penyebab Aksi Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Kepsul

Sanana, Jurnalone.id – Polisi ungkap penyebap luka tusukan terhadap tiga korban dalam kausus pembunuhan sadis di Desa Rawa Mangoli Kecamatan Mangoli Utara Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Senin (15/8/2022).

Fakta itu diungkapkan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh penyidik polres Kabupaten Kepulauan Sula.

Kapolres Kepulauan Sula AKBP Cahyo Widyatmoko menjelaskan, kasus pembunuhan yang terjadi pada Rabu 10 Agustus pekan kemarin, dilakukan oleh tersangka GO terhadap tiga orang korban yakni, SD selaku mertua tersangka, MM selaku istri tersangka, dan KY selaku adik ipar tersangka.

“Jadi awalnya pelaku Go secara diam-diam memasuki rumah tanpa ada perkataan yang bersangkutan langsung menghabisi nyawa ketiga korban dengan menggunakan sebilah pisau,” kata Cahyo.

Orang nomor satu di Polres Kepulauan Sula itu juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan tersangka GO motor pembuahan tesebut ketrangan Go merasa sakit hati dengan ibu mertuanya lantaran urusan keluarga.

“Berdasarkan keterangan pelaku bahwa motif dari pembunuhan tersebut yakni pelaku merasa sakit hati dengan omongan dari ibu mertuanya sehingga yang bersangkutan merasa sakit hati,”ungkap Cahyo

Dijelaskannya, dari hasil olah TKP, Polisi menemukan sejumlah luka yang dialami tiga korban yang menyebabkan ketiga korban meninggal dunia.

” Untuk korban SD mengalami dua luka tepat dada bagian tengah, satu luka tusuk pada lengan bagian kiri, luka iris pada semua jari kiri bagian dalam, satu luka tusuk lagi pada bagian paha, ungkapnya.

” Sedangkan korban KY mengalami luka tusuk pada paha sebelah kanan dan luka tusuk pada pinggang sebelah kanan. Pelaku pertama kali menghabisi nyawa istrinya, kemudian adik iparnya setelah itu baru mertuanya,” tamba Cahyo.

Lebih lanjut dijelaskannya, pelaku GO penyidik menjeratnya pasal 340 KUHP tentang pembunuhan dengan rencana subsider pasal 338 KUHP tentang, barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain. Diancam kerena pembunuhan pidana penjara paling lama 15 tahun.

“Ancaman hukuman maksimal, hukuman mati. Penjara seumur hidup dan penjara selama-lamanya 20 tahun,” ujarnya. (red/ Tim)

Leave a Reply

Top