You are here
Home > Uncategorized > BNNP Malut Merilis Penanganan 13 Kasus Selama 2021

BNNP Malut Merilis Penanganan 13 Kasus Selama 2021

Ternate, Jurnalone.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) merilis laporan akhir tahun tercatat sebanyak 13 kasus bersama 13 tersangka yang ditangani selama periode Januari hingga akhir Desember 2021.

Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol. Wisnu Handoko dalam konfrensi pers laporan akhir tahun di aula Kantor BNNP di Kelurahan Kalumatan, Kecamatan Ternate Selatan pada Kamis (30/12) kemarin.

Menurut dia, bahwa tahun ini bertambah satu kasus jika dibandingkan dengan tahun 2020 yakni sebanyak 12 kasus dalam penanganan penyalahgunaan narkotika.

“13 kasus yang ditangani, 12 di antaranya sudah dilimpah berkasnya ke pihak kejaksaan, sementara satu kasus masih dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh BNNK di Pulau Morotai,”ujar Kepala BNNP Malut.

Wisnu mengatakan, bahwa dari 13 kasus penyalagunaan barang haram itu. 12 di antaranya lokasi penangkapan di Kota Ternate, sedangkan satu kasus di Kabupaten Pulau Morotai.

Oleh karena itu, kata dia, bahwa Kota Ternate merupakan daerah yang paling rawan dengan memiliki kasus tertinggi pengedaran narkotika tertinggi di wilayah Malut.

“Kota Ternate merupakan pulau kecil, tetapi terindah, sebab daerah ini merupakan pintu keluar masuknya orang dari dan ke Maluku Utara melalui Kota Ternate,”kata jenderal bintang satu itu.

Ia meminta kepada semua pihak untuk berperan aktif bersama – sama untuk mengawasi pengedaran narkotika ini, sehingga Maluku Utara terbebas dari narkoba. (Cz/02).

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!