You are here
Home > Berita > KESEHATAN > PPKM Level 3, TNI-POLRI Perketat Prokes di Pintu Keluar Masuk Ternate

PPKM Level 3, TNI-POLRI Perketat Prokes di Pintu Keluar Masuk Ternate

Ternate, Jurnalone.id – Penerapan PPKM level tiga dan jelang libur natal dan tahun baru 2021, aparat TNI dan Kepolisian Polda Maluku Utara, memperketat penjagaan disejumlah pintu-pintu masuk dan keluar pelabuhan peyebrangan yang ada di kota Ternate, Maluku Utara.

Pintu masuk dan keluar pelabuhan peyebrangan yang dilakukan penjagaan secara ketat adalah pelabuhan armada semut mangga dua, pelabuhan kota baru, pelabuhan speedboat bastiong, pelabuhan speedboat dufa-dufa, dan pelabuhan penyebrangan fery.

Guna memastikan pengawasan secara ketat, Danrem 152 Babullah Maluku Utara, Brigjen TNI Novi Rubadi Sugito dan Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Eko Prasetyo Siswanto, Senin (29/11/2021) meninjau langsung salah satu pelabuhan armada semut mangga dua yang menjadi pintu utama penyebrangan warga antar pulau di Maluku Utara.

Penijauan itu, Danrem dan Wakapolda memastikan petugas TNI-POLRI dan Satgas harus benar-benar melakukan pengecekan satu-persatu calon penumpang yang hendak berakat untuk menujukan kartu vaksinasi saat membeli tiket keberangkatan diloket pelabuhan.

Danrem 152 Babullah Brigjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampikan, langkah perketat pintu masuk di kota Ternate itu dilakukan untuk memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus COVID-19 di Provinsi Maluku Utara.

“Memang program PPKM ini tetap kita lanjutkan sampai target kita tercapai, kita tetap berusaha TNI, Polri, dan instansi terkait termasuk petugas sahbandar, kita tetap berusahan melanjutkan penegakan PPKM ini. Seluruh masyarakat di Maluku Utara, khususnya di Ternate agar terfasilitasi pelayan vaksin, agar capaian kita bisa terpenuhi 70 persen,” kata Danrem.

Ia juga menegaskan langkah prefentif ini terus dilakukan, karena saat ini farian baru COVID-19 harus menjadi tantangan tersendiri bagi kita, sehingga kita terus berupaya mencegah hal itu.

“ Kita ketahui bahwa ada farian-farian baru COVID-19, ini menjadi tantang tersendiri sehingga kita terus berpacu agar masyarakat yang belum divaksin agar segera divaksin, hal itu untuk mengatasi fasian-farian baru yang kita tidak tau masuknya dari mana, intinya kita prefentif itu lebih baik daripada mencegah,” jelas Danrem.

Sementara itu Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Eko Prasetyo Siswanto menyampaikan, Jelang tahun baru Polda Maluku Utara dan Korem 152 Babullah serta instansi terkait bersinergi melakukan pengawasan secara ketat seperti di pelabuhan yang menjadi pintu masuk semua orang dan tempat umum lainnya.

“ Jelang natal dan tahun baru, bersama Danrem dan instansi terkait kita berkolaborasi mengatasi COVID-19 salah satunya adalah di pelabuhan transportasi laut, selain ditempat ini juga kita lakukan di tempat-tempat kegiatan masyarakat lainnya. Kita berharap warga yang belum vaksin segera vaksin, kita antisipasi betul dengan perketat seperti di pelabuhan ini agar warga menyadari vaksinasi itu pentingnya dan perlu,” ucap Wakapolda.

Wakapolda juga berharap, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggung jawabakan kebenarnya tentang COVID-19 ini. pemerintah dan TNI- POLRI terus melakukan pengawan dan selalu mengajak semua untuk bersama-sama mengaungkan vaksinasi, sehingga Maluku Utara dapat keluar dari COVID-19 ini.

“ Masyarakat jang percaya dengan Hoax, kami mengharapkan para toko agama, adat, dan pemuda agar tetap memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, agar semua masyarakat bisa divaksin. Harapan kita diakhir tahun ini capain Herd Immunity di Maluku utara dapat terpenuhi,” ungkapnya.(red)

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!