You are here
Home > Berita > TERKINI > Masalah Air Bersih, Kantor Bupati Halbar di Kepung Masyarakat Hamente

Masalah Air Bersih, Kantor Bupati Halbar di Kepung Masyarakat Hamente

AILOLO – Masyarakat Hamente Tibobo, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengelar aksi didepan kantor Bupati Halbar, Senin(21/11/2021a). Aksi tersebut dipicu akibat dari masalah Aer bersih yang tak kunjung selesai.

Hamente Tibobo itu terdiri dari 7 Desa, yang meliputi, Desa Taba Cempaka, Desa Tibobo, Desa Hoku-hoku gam, Desa Gamial, Desa Cempaka, Desa Ngaon, Desa Gamsungi.

Dalam aksi tersebut, masa aksi mengancam akan boikot Air Bersih dan Jalan lintas Jailolo – Ibu.

Hal ini disampaikan melalui orasi dari koordinator aksi Aliansi Masyarakat Peduli Air Bersih Hamente Tibobo itu sendiri.

“Jika Pemda Halbar tak mau menyelesaikan persoalan air bersih di 7 desa maka kami akan melakukan boikot Bak air bersih dan jalan lintas Jailolo Ibu,”ujarnya. Korlap Hernando.

Ia mengatakan, masalah air bersih adalah masalah kehidupan manusia, maka pemerintah jangan hanya janji kepada masyarakat di 7 desa yang berada di Hamente Tibobo, karena sumber air yang mengalir di beberapa wilayah yang berada di Halbar ini sumber air berasal dari Hamente Tibobo.

“Air merupakan kebutuhan pokok bagi kebutuhan manusia, setiap manusia berhak mendapatkan akses terhadap air bersih guna menunjang keberlangsungan hidupnya. Oleh karena itu Negara berkewajiban untuk menyediakan sumberdaya air secara setara dan seimbang tanpa ada perbedaan akses dan diskriminasi. Namun kenyataan dalam praktek tidak dilakukan secara merata, adil serta fasilitas yang disiapkan tidak menjawab kebutuhan masyarakat dimaksud,”ungkap Hernando.

Lanjut Hernando, penyediaan dan pelayanan air bersih bagi warga masyarakat Hamente Tibobo, Kecamatan Sahu Timur hingga saat ini belum di nikmati oleh masyarakat hamente.

“Persoalan air bersih bagi warga masyarakat Hamente adalah pergumulan panjang yang tak kunjung usai hingga saat ini. Berbagai kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kami melihat tidak serius,”katanya.

“Kami berharap, Pemda dapat mengatasi persoalan air sehingga kami dapat menikmati,”ungkapnya.(J0-1)

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!