You are here
Home > PEMERINTAHAN > Pengurus APDESI Tingkat Kecamatan Se-Halbar Resmi Dilantik

Pengurus APDESI Tingkat Kecamatan Se-Halbar Resmi Dilantik

JAILOLO – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, resmi melantik pengurus ditingkat Kecamatan Se-Halbar. Pelantikan pengurus di tingkat Kecamatan itu berlangsung di Aula Hotel D’Hock, desa Hatebicara, Kecamatan Jailolo, Senin(18/10/2021).

Pelantikan pengurus APDESI ditingkat Kecamatan itu berdasarkan Surat Keputusan DPC APDESI Kabupaten Halmahera Barat, Nomor : 1/DPC-APDESI/HB/X/2021.

Amatan media ini, pelantikan pengurus APDESI tingkat Kecamatan itu dilakukan secara langsung oleh ketua APDESI Kabupaten Halmahera Barat, Rustam Fabanyo.

Rustam sendiri melantik pengurus di 8 Kecamatan dengan periode 2021-2025.

Rustam, ketikan dikonfirmasi awak media mengatakan, pelantikan ini digelar berdasarkan musyawarah nasional(Munas) APDESI yang digelar pekan lalu di Ibukota Jakarta.

“Sesuai hasil Munas pekan lalu, kami diperintahkan untuk melakukan pelantikan pengurus kecamatan yang belum dilantik untuk segera dilantik,”katanya.

Selain itu, kata Rustam, DPC APDESI Halbar juga melakukan rekonsiliasi paskah Pilkada, sehingga tidak terkontaminasi pikiran bahwa ada perbedaan politik antara para Kades.

” Jadi, intinya semua harus fokus pada tugas dan tanggung jawab pemerintah desa untuk melayani masyarakat,”tegasnya.

Tam sapaan akrabnya Rustam Fabanyo itu menjelaskan, pengurus yang dilantik ini sebagai pengurus ditingkat Kecamatan, dan yang dilantik sementara ini ada pengurus di 8 Kecamatan.

“Yakni, Kecamatan Jailolo, Jailolo Selatan, Sahu, Sahu Timur, Ibu Selatan, Tabaru, Loloda dan Loloda Tengah,”ujarnya.

“Sementara untuk Kecamatan Jailolo Timur kepengurusanny sudah terbentuk, namun belum diikutsertakan pada pelantikan hari ini karena masih terkendala persoalan administrasi,”jelasnya.

Tam yang juga selaku Kades Gamlamo ini menambahkan, paska dilantik diharapkan kepada semua pengurus ditingkat Kecamatan agar kembali untuk melakukan musyawara ditingkat Kecamatan masing-masing guna memperkuat komposisi pengurus ditingkat Kecamatan sekaligus menyampaikan hasil hasil rekonsiliasi.

“Untuk hasil rekonsiliasi, bahwa di tahun 2022 tidak boleh lagi adanya keterlambatan persoalan APBDS, pengolaan dana desa lebih transparansi dan akuntability diinternal masing-masing desa, mampu menyebarkan apa yang menjadi perintah Permendes tentang pengunaan dana desa yang kemudian di singkronisasi dengan Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Halbar,”tandasnya.(J0-1)

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!