You are here
Home > HUKRIM > Lakukan Perusakan, 4 Orang Anak Kandung Ucu Tamher Resmi Dilaporkan ke Polisi

Lakukan Perusakan, 4 Orang Anak Kandung Ucu Tamher Resmi Dilaporkan ke Polisi

Ternate, Jurnalone.id – Sebelumnya diduga Orang Tidak Kenal (OTK) yang melakukan aksi pengrusakan perumahan Ar-Arafah di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan, ternyata tak lain adalah anak kandung dan keluargannya sendiri Ucu Tamher yang melakukan aksi tak terpuji itu.

Tindak dari anak kandung Ucu Tamher dan keluarganya itu membuat Direktur Utama PT Cipta Karya Muale Mahmud Hasan menyesalkan, pasalnya aksi tersebut berdasarkan bukti foto dan video yang dilakuka di lokasi perumahan.

Selain itu kata Direktur, selain aksi pengrusakan juga melakukan tindakan pengusiran terhadap pengurus perusahan dari lokasi dan menghalang-halangi kegiatan program perumahan MBR yang terjadi pada, Selasa (3/8/2021) lalu.

” Kami sangat menyesalkan atas tindakan kejahatan yang dilakukan karena menyebabkan kerugian pada perusahan yang mencapai ratusan juta. Karena dengan aksi itu mempengaruhi kepada aspek jual beli rumah dan dapat melumpuhkan usaha saat ini dan jangka panjang,” kata Mahmud kepada media ini, Sabtu (4/9/2021).

Sementara itu, Syafrudin Hasan selaku Koordinator dan Penanggungjawab Perumahan Ar-Arafah juga mengungkapkan, selain aksi pengrusakan juga menulis kalimat tak pantas dan mengunggah di media sosial Facebook, sehingga aksi yang mereka dilakukan merupakan timdakan kejahatan yang berdampak pada pelangaran hukum (pidana), dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

” Ada 4 kasus, yang pertama akan melaporkan ke pihak Polda Malut, yakni kasus video yang diviralkan lewat sosmed dan 3 kasua lainnya yang akan dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan, dan satu kasus telah di laporkan namun hingga saat ini belum dilakukan panggil,” ungkapnya.

Lanjutnya, Ucu Tamher selaku pihak pertama tidak komitmen dalam isi dari sebuah perjanjian jual beli lahan yang sah dan mengikat dengan pihak kedua Syafrudin H, dihadapan pemerintah Desa Wayamiga tertanggal 10 Desember 2019 lalu.

” Bapak Ucu Tamher harus bertanggung jawab atas tindakan tersebut yang berdampak pada kerugian usaha jangka panjang kami. Karena yang melakukan tidak di lokasi perumahan adalah anak kandung sendiri dan keluarga, yakni Ismael Tamher, Rustam Tamher, Sahadia Tamher, Nurbaya Tamher, dan Fitria Hi.Muhammad (istri Rustam Tamher),” tegas Syafudin.(red)

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!