You are here
Home > Berita > KESEHATAN > BIN Genjot Herd Immunity Nasional Melalui Vaksinasi Massal di Maluku Utara

BIN Genjot Herd Immunity Nasional Melalui Vaksinasi Massal di Maluku Utara

Ternate, Jurnalone.id – Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggenjot arahan Presiden Joko Widodo, dalam rangka percepatan program Nasional dengan menggelar vaksinasi massal Covid-19 diseluruh Indonesia, guna merealisasikan target Herd Immunity 70 %.

Langkah itu terus didorong di sejumlah daerah, seperti yang di gelar oleh Badan Intelejan Negara (BIN) Provinsi Maluku Utara. Kamis (2/9/2021) kembali menggelar vaksinasi massal Covid-19 di kalangan santri, pelajar hingga masyarakat umum yang dipusatkan di halaman Sekolah MTs Negeri 1 Kota Ternate.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Maluku Utara, Brigjen (Mar) Imam Sopingi kepada media ini mengatakan, kegiatan vaksinasi massal untuk santri atau pelajar serta guru juga masyarakat setempat ini agar menjaga ketahanan tubuh menjadi kuat terhadap virus Corona.

“ Vaksinasi yang terus di gelar dalam rangkan meningkatkan herd immunity. BIN menggenjot kegiatan vaksinasi Nasional dengan mengupayakan penyuntikan 5000 dosis vaksin di Provinsi Maluku Utara,” kata Brigjen (Mar) Imam Sopingi kepada media.

Kabinda menjelaskan bahwa, tanpa kerjasama secara komrehensif dengan instasi terkait serta stake holder yang ada di wilayah maka tidak akan maksimal untuk mempercepat proses program vaksinasi Nasional ini.

” Saat ini tidak bisa melakukan program vaksinasi secara Sendiri- sendiri atau sektoral maka perlunya kerjasama dalam menuntaskan program vaksinasi Nasional seperti yang saat ini dilakukan oleh Binda Malut, Polda Malut, Kanwil Kemenag serta Satgas Covid-19 Kota Ternate. Selain itu, program ini juga telah dilaksanakan di wilayah Halmahera Timur, Taliabu dan Tidore,” ungkap Brigjen (Mar) Imam Sopingi.

Hingga, Kamis (2/9) data dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, angka vaksinasi masyarakat di Maluku Utara untuk dosis I sebanyak 147.330 jiwa atau 15.4 persen dan dosis II sebanyak 75.354 jiwa atau 7.9 persen.(red)

 

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!