You are here
Home > PEMERINTAHAN > Sekda Buka Acara Forum Lintas Perangkat Daerah Tahun 2021

Sekda Buka Acara Forum Lintas Perangkat Daerah Tahun 2021

Ternate, Jurnalone.id – Sekertaris Derah Provinsi Maluku Utara, Syamsudin A. Kadir, secara resmi membuka Forum Lintas Perangkat Daerah tahun 2021 ditandai dengan pemukulan gong yang bertempat Di Sahid Bella Hotel Ternate, Senin (19/04/2021).

Acara yang digelar diruang Gamalama Ballroom Sahid Hotel tersebut dihadiri Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Wakil Bupati Pulau Taliabu Ramli, Kepala Bapeda Malut, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Malut, Para Kepala Bapeda/ Bappelitbangda Kabupaten/ Kota Se-Provinsi Malut, serta tamu undangan lainnya.

Samsuddin dalam sambutanya mengatakan, daerah mengatakan bahwa Forum Perangkat Daerah merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan. Dari sisi perencanaan, forum ini merupakan tahapan pembahasan perangkat daerah dengan pihak terkait untuk menghasilkan rancangan rencana kerja yang lebih berkualitas. Dan dari sisi pengawasan, tahapan ini menjadi bahan audit baik oleh lembaga KPK, BPK atau pengawasan daerah, bahwa sejauh mana rencana kegiatan pemerintah telah dibahas dalam tahapan yang prosedural.

Kata Dia, sebagai bahan evaluasi, tahun 2020 dapat mengalami tantangan yang cukup berat, berupa bencana kesehatan yang kemudian dampaknya meluas ke berbagai bidang. “Banyak program kegiatan pembangunan baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota, yang telah dirancang sebelumnya tidak dapat berjalan dengan baik dikarenakan terkena dampak pandemi Covid-19 sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan indeks kesejahteraan atau IPM, terutama pada komponen penegeluaran masayarkat, tingkat kemiskinan dan pengangguran sedikit memperlihatkan kenaikan, tingkat ekonomi Provinsi yang merupakan agregat dari ekonomi Kab/Kota mengalami penurunan,”ungkap Sekda.

Tahun 2022 nanti merupakan tahun ke-3 pelaksanaan rencana pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD. Penajaman strategi dan arah kebijakan sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur, yang telah dijabarkan dalam rancangan rencana kerja Pemerintah Provinsi tahun 2020 yang selanjutnya menjadi bahan pembahasan pada forum ini.

” arah kebijakan wilayah pada rancangan RKP tahun 2022, menargetkan wilayah Maluku Utara, diharapkan mengalami pertumbuhan ekonomi pada kisaran 7,5 s/d 8,5 persen. Tingkat kemiskinan diharapkan 5,71 s/d 6,63 persen, sementara tingkat pengangguran ditargetkan 4,06 s/d 5 persen. Dengan target tersebut, terdapat projek strategis yakni Kawasan Industri Weda dan Kota Baru Dofifi. Selain itu terdapat Prioritas Nasional dan program prioritas yang direncankan di wilayah kita,”harap Sekda.

Sekda juga meminta keseriusan kepada kepala Pernagkat Daerah dan jajaranya, optimalkan pembahsaan pada tahapan ini, sebab proses perencanaan berakhir di RKPD. Tahapan selanjutnya merupakan proses penganggaran, dimana bila terjadi penambahan atau perubahan kegiatan memiliki mekamisme yang tidak mudah serta mengandung resiko.

Sementara itu ketua panita M. Ridha Rajiloen dalam laporannya mengatkan, kegitan Forum Lintas Perangkat Daerah tahun 2021 ini dilaksankan dalam rangka penyusunan Renja Perangkat Daerah tahun 2022 dengan berfokus pada prioritas yakni peningkatan kualitas dan daya saing SDM, infrastruktur dan daya saing wilayah, kemandirian dan daya saing ekonomi, peningkatan ketahanan bencana dan perubahan iklim, peningkatan harmoni sosial dan kondusifitas wilayah, serta pemantapan tata kelola pemerintahan.

Forum lintas perangkat daerah tahun ini 2021 ini diikuti oleh seluruh OPD lingkup pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Bapeda/ Bappelitbangda Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara dengan tujuan “untuk menyeleraskan program dan kegitan perangkat daerah Provinsi Maluku Utara dengan usulan program dan kegiatan hasil musrembang Kab/Kota se-Provinsi Maluku Utara dalam rangka penyempurnaan renja Perangkat Daerah Provinsi Maluku Utara tahun 2022,”ujarnya.

Ridha juga katakan bahwa Penyelengaraan Forum Perangkat Daerah Provinsi Maluku Utara pada hari ini dilaksanakan secara gabungan yang dikoordinir oleh bapeda, dengan harapan agar kegiatan ini dapat dijadikan wadah untuk menampung aspirasi stake holder guna penyempurnaan rancangan kebijakan penyusun renja perangkat daerah dengan pendekatan perencanaan yang tematik, holistik dan terintergrasi yang selanjutnya menjadi bahan pemutahiran rancangan RKPD Provinsi Maluku Utara yang akan dibahas dalam Musrembang Provinsi.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemaparan Oleh Kepala Bappeda/ Bappelitbangda Kabupaten/Kota Se-Provinsi Maluku Utara tentang isu strategis, prioritas serta usulan program kegiatan dan sub kegiatan prioritas Kabulaten/Kota hasil Musrembang Kabupaten/Kota dengan tema “Dalam rangka penyusunan renja perangkat daerah”.(02/HR)

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!