You are here
Home > HUKRIM > Polda Malut Musnahkan Ribuan Liter Minuman Keras Berbagai Merek

Polda Malut Musnahkan Ribuan Liter Minuman Keras Berbagai Merek

Ternate, Jurnalone.id – Berbagai jenis barang bukti hasil Oprasi Pekat Kie Raha 2021 dan operasi rutin kepolisian jajaran Polda Maluku Utara, dimusnahkan di lapangan Mako Brimob Polda Malut, Senin (19/04/2021) pagi.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari minuman beralkohol jenis cap tikus sebanyak 1.147 liter, 376 botol miras golongan A, 30 botol miras golongan C, dan 1.350 liter jenis saguer.

Ribuan liter minuman keras itu dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Risyapudin Nursin dengan cara dituangkan ke tanah secara Bersama-bersama Wakapolda Malut, Brigjen Pol Eko Parasetyo Siswato, Ketua DPRD Malut Kuntu Daut, Kepala Kejaksaan Tinggi Malut, Errly Prima Putra Agoes, Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada, serta toko agama dan ormas.

Selanjutnya barang buti itu dimusnahkan oleh ejumlah personil Kepolisian yang hadir dalam acara pemusnahkan barang bukti itu.

Selain minuman keras, Oprasi Pekat Kie Raha itu juga berhasil mengamankan barang bukti lain diantaranya, barang bukti Narkotika dan Perjudian, sementara untuk para tersangka telah diproses secara hukum.

Kapolda Malut menyatakan, langkah yang dilakukan Aparat Kepolisian untuk menjamin ketertiban, kepastian hukum bagi masyarakat dalam menciptakan serta memilihara situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah 2021. Pemusnahan itu juga merupakan bentuk komitmen Polda Malut dalam menekan angka penyakit masyarakat.

“ barang bukti yang ada merupakan hasil Oprasi Pekat Kie Raha 2021 dan dilaksanakan sebelum Bulan Suci Ramadhan. Bagaimana supata masyarakat khususnya umat Muslim bisa lebih konsentrasi, bisa tidak terpengaruh dengan Hal-hal yang tidak diinginka. Kita memberantas seluruh penyakit masyarakat yang ada di Provinsi Maluku Utara, jadi bukan saja miras oprasi ini juga sasaranya Narkotika, termasuk petasan, prostitusi, itu kita lakukan razia diseluruh jajaran Polda Malut secara serentak,” ucap Irjen Pol Risyapudin Nursin, Kapolda Malut.

Kapolda juga menyatakan, berdasarkan hasil Oprasi Pekat petugas barang bukti yang telah dimusnahkan itu selain produk lokal juga merupakan pasokan dari luar wilayah Maluku Utara melalui jalur laut.

“ memang miras ini rata-rata dipasok dari luar hasil dari data kita itu dari porovinsi tetanga kita (Sulawesi Utara) dan paling banyak adalah terbuat dari pohon aren lalu dipermentasi menjadi sehingga menjadi sebuah jenis minuman beralkohol (captiku) begitu juga dengan Jenis-jenis yang lain,” ucap Kapolda.(red)

Leave a Reply

Top