You are here
Home > Berita > TERKINI > Tarian Adat Cakalele Menyambut Kedatangan Wakil Bupati Halbar di Wisata Tanjung Pejuang

Tarian Adat Cakalele Menyambut Kedatangan Wakil Bupati Halbar di Wisata Tanjung Pejuang

JAILOLO – Tarian adat Cakalele kembali di Komendangkan oleh masyarakat Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Selasa(6/4/2021). Dentunan Tifa dan Saragi sontak ramaikan suasana itu.

Parang dan Salawaku menjadi senjata untuk menyambut kedatangan para tamu.

Tifa dan Saragi di komendangkan, riak riak pun ikut diteriakan.

Kaki melangka demi langka, diikuti irama kedua tangan yang memegang Parang dan Salawaku.

Para tamu mulai bertepuk tangan menyambut tarian khas peninggalan para kapita pada saat mengusur penjajah ini.

Tamu yang hadir merasa kagum dengan penyambutan yang digagas oleh Mahasiswa Kubermas Unkhair Ternate dan Karang Taruna Dano Banau Desa Tuada itu sendiri.

Langka demi langkah para tamu itu menghampiri ruang dimana kegiatan itu dilaksanakan.

Tanjung pejuang menjadi saksi kegiatan yang dilaksanakna oleh generasi muda dari almamater Kubermas Unkhair Ternate Bersama Karang Taruna Dano Banau.

Satu demi satu penyampaian disampaikan oleh para pejabat daerah yang menghadiri hajatan itu, mereka memberikan pujian besar kepada para pahlawan muda mudi dari Unkhair Ternate dan desa Tuada.

Seperti Wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad menyampaikan, Keberadaan desa Tuada sebagi desa yang sarat dengan nilai budaya dan kearifan lokal. Tema kegiatan yang di angkat sangatlah kompatibel dengan kondisi masyarakat desa setempat.

Hal ini sekaligus menjadi sebuah bukti, bahwa mahasiswa dan Karang Taruna Dano Banau bukan hanya berbicara soal konsepsi dalam hal teoritis akademik. Tapi juga mampu merealisasikan dari sebuah teori menjadi aplikatif.

“Dalam kesempatan ini, saya selaku Wakil Bupati Halbar sekaligus atas nama Pemda Halbar mengucapkan selamat dan memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan lomba makanan tradisional ini. Bagi saya, ini adalah sebuah ide cemerlang yang mampu mengangkat harkat dan martabat kearifan makanan tradisional Halmahera Barat,”cetusnya.

Mantan anggota DPRD tiga periode ini juga menyampaikan, kegiatan lomba makanan tradisional yang dilakukan oleh Mahasiswa Kubermas Unkhar ternate dan Karang Taruna Dano Banau Desa Tuada ini sangat bernilai positif bagi sosial kemasyarakatan.

“Kegiatan seperti Ini sangat penting bagi kita, kenapa? Karena ini mengangkat kembali makanan – makanan khas tradisional kita orang Halbar yang dahulu sempat hilang, dan kini generasi muda kita bisa tahu kembali apa saja makan tradisional kita disini,”kata Ko Upy sapaan akrab Wakil Bupati ini.

Dikesempatan yang sama, Ketua DPRD Halbar Charles Richard dalam sambutannya mengatakan, Karang Taruna adalah salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang di akui keberadaan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Sementara kegiatan Kuliah Berkarya Bermasyarakat atau Kubermas adalah kegiatan tahunan universitas dan itu merupakan persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana.

“Adanya kegiatan bersama antara mahasiswa kubermas Unkhair Ternate dan Karang Taruna Desa Tuada ini yang telah menggagas lomba memasak tingkat desa dalam hal ini makanan tradisional, semoga ini dapat memberikan reaksi positif pada masyarakat,”ucap alumni Unkhair Ternate ini.

sementara itu, Ketua Panitia Pelaksanaan Kegiatan, Najira Sukma M.A Malik dalam laporannya menyampaikan bahwa, kegiatan lomba tradisional ini dibuat tak lain adalah bentuk rasa cinta masyarakat desa Tuada, yang termanifestasikan dalam pengabdian selaku mahasiswa Kubermas dan Generasi Muda Banau di Desa ini, sehingga implementasinya diuraikan dalam bentuk lomba yang telah digagas oleh Mahasiswa Kubermas dan Karang Taruna Dano Banau Desa Tuada.

“Kami tau betul bahwa pimpinan daerah di tanah Juang Banau dan Poen ini sangat menjunjung tinggi yang namanya kebudayaan daerah, semoga apa yang menjadi tujuan pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati dan Ketua DPRD Halmahera Barat dapat disaksikan dan dikabulkan oleh parah pejuang di Negeri ini,”ucap Umma sapaan akrab ketua panitia ini.

Umma menambahkan, perjuangan untuk mengkokohkan kebudayaan daerah Halmahera barat telah digaungkan oleh Banau dan Poen serta para pejuang lainnya.

“Kami selaku mahasiswa sangat berharap agar budaya-budaya di negeri ini dapat dilestarikan hingga mendarah daging pada generasi selanjutnya,”ujarnya.(J0-1)

Leave a Reply

Top
error: Content is protected !!